Penutupan Surabaya Cross Culture International Folk Art 2017

Surabayamuda.com(24/07/2017) Oh Surabaya kota kenangan takkan ku lupa.. Nyanyian itu dilantunkan tanda berakhirnya Festival Cross Culture International yang dimeriahkan pada 20/7 di Taman Surya, Balai Kota Surabaya. Mulai dari Ibu Walikota Tri rismaharini, seluruh peserta delegasi mancanegara dan lokal Indonesia, hingga para pengunjung kompak bernyanyi bersama-sama.

Berlangsung mulai tanggal 16-20 Juli 2017, Surabaya Cross Culture International tahun 2017 kembali mengusung tema Folk Art. Jadi buat sobat muda, kalian tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melihat tarian dan kebudayaan asing, karena di Surabaya selalu rutin diadakan setiap tahunnya. “Pengen lihat dari seninya, tari-tariannya dari Indonesia, paling kan dari Bali, terus dari negara lain kan taunya tari modern. Tapi sekarang tau tari tradisionalnya mereka”, Nanda mahasiswi UNAIR.

Dalam closing ceremony, beberapa negara-negara asing menampilkan tarian dari kebudayaannya. Seperti Polka Dance dari Polandia, Canadian Folk Dance dari Kanada Amerika, Tari Pong Lang dari Thailand Asia Tenggara, India, Lithuinia, Rusia, dan Slovakia. Tak kalah, dari Indonesia sendiri juga menampilkan berbagai tarian khas yang dikolaborasikan antar sanggar di Surabaya.

“Peserta utusan dari Dinas Pariwisata Kota Surabaya untuk mengisi acara ini, ikut mulai dari pembukaan sampai penutupan setiap tahunnya. Dikumpulin dari sanggar-sanggar yang ada di Surabaya, untuk ditampilkan lagi di acara-acara yang dibawah naungan Dinas Pariwisata Kota”, Rita dari Sanggar Gito Maron Surabaya.

Festival seni lintas budaya ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar bangsa dan terutama menjadikan Kota Surabaya sebagai destinasi wisata. Kita sebagai generasi muda harus melestarikan Tari tradisional yang sudah mulai terkikis oleh modernisasi ya sobat muda.. Berikut link closing ceremony dari Youtube Channel kami SurabayaMuda Media yang bisa kalian tonton.

(Artikel : Cani)

4 Comments

  1. andik Agustus 25, 2017
    • redaksi Agustus 31, 2017
  2. Sintia Agustus 26, 2017
    • redaksi Agustus 31, 2017

Add Comment