Pedesaan Yang Kini Bergerak Jadi Metropolitan

Surabayamuda.com, (06/08/2014). Kota wisata Batu inilah kota yang menyajikan nuansa alamiah di dalam kotanya. Kota yang awalnya hanya sebuah desa/kelurahan lalu menjadi sebuah kecamatan dan kini menjadi sebuah kota metropolitan. menurut sejarawan kota tersebut ada sebuah cerita yaitu tentang Pendopo Kawedanan Pudjon Di Batu depannya ada air mancur dengan peluru keatas orang BATU Bilang “Kembang Banyu, itu ada anak kecil duduk di lingkaran besi tepi kolam kalau sore ada orang jualan Kacang kebetulan penjualnya Latah ada anak beli kacang 10 sen dan bilang Cetol lalu penjual Kacangnya langsung nyetol mencubit paha pembeli, akhirnya disebut “Kacang Cethol”.

itu terjadi dekade tahun 1957 -1960 posisi sekarang menjadi Plaza Batu, sebelum Plaza dibangun, disitu Terminal “Lokasi” Kembang Banjoe. Sekarang dijadikan lahan parkir sepeda dan Pos Polisi Jl. Semeru/Diponegoro. Itu merupakan sepenggal cerita tentang perubahan pada kota itu, namun kota itu kini menjadi kian ramai dengan banyak tempat hiburan yang hampir menyaingi kota Jakarta dan kini perekonomian di Batu semakin membaik. Dibawah kepemimpinan walikota Edie Rumpoko, kini desa yang dulu sepi kini kian hari kian ramai makin banyaknya investor yang datang untuk berinvestasi dan makin

banyak pula pendatang yang mengadu nasib di kota itu.Semakin sedikit pengangguran di kota karena mereka dipekerjakan di tempat-tempat pariwisata kota itu. Kini telah banyak bermunculan tempat karaoke dan pub. Yang biasanya di batu jam 19.00 sudah sepi waktu masih menjadi kecamatan kini makin malam makin ramai karena banyaknya tempat hiburan malam. (ARD)

Add Comment