KORUPSI MERAJALELA

Surabayamuda.com, Selasa 17/05/2015. Korupsi yang terjadi di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan dan berdampak buruk luar biasa pada seluruh sendi kehidupan. Korupsi telah menghancurkan sistem perekonomian, sistem demokrasi, sistem politik, sistem hukum, sistem pemerintahan, dan tatanan sosial kemasyarakatan. Sebagai pelopor anti mafiamasyarakat, Pagar Jati Indonesia beserta Aliansi Masyarakat Jawa Timur yang merupakan ormas kontrol terhadap penegak hukum, sudah sepatutnya dan selayaknya mengajak masyarakat Jawa Timur dalam hal pemberantasan korupsi.

Adanya dugaan kasus korupsi dan nahiba senilai 20 Miliyar yang dilakukan oleh Kadin Jatim periode 2012 – 2013, yang sampai saat ini pihak kejaksaan baru menetapkan dua pejabat Kadin sebagai tersangka yaitu, Diar Kusumaputra dan Nelsoen Sembiring. Akan tetapi Satsus TRIPIKOR KE JATIM – JATIM belum memeriksa Ketua Kadim La Nyala Mataliti sebagaimana dijelaskan pada pasal 2 dan 3 UU no. 31 tahun 1999 tentang tipikor yang diperbarui dengan UU no. 20 tahun 2001 dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang melawan secara hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dan merugikan keuangan negara dipidana penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun. Dan denda paling rendah 200 juta dan paling rendah 1 Miliyar.

(Teks: Happy Foto: Berli )

Add Comment