ASAL USUL BATIK DAN HARI BATIK NASIONAL

Hallo sobat muda… Selamat hari Batik sobat muda. Di jawa , istilah batik mempunyai dua rangkaian kata yakni Amba dan Tik. Amba berartikan menggambar atau menulis, sedangkan Tik berasal dari kata titik. Jadi Hambatik atau ambatik diartikan sebagai menggambar titik-titik pada sebuah benda, pengertian tersebut sesuai dengan kesepakatan Konvensi Batik Internasional yang diselenggarakan di kota Yogyakarta tahun 1997 silam. Sejarah asal usul batik di Indonesia bermula sekitar abad ke-17 Masehi. Pada masa itu perkembangan batik belum terlalu signifikan, karena pembuatan corak batik ditulis-lukiskan pada daun lotar dan papan rumah adat Jawa, belum dituliskan pada sebuah kain yang bisa dilihat sekarang. Perkembangan batik waktu ke waktu semakin pesat, asal usul batik mulai menarik perhatian pembesar kerajaan Majapahit. Motif-motif abstrak, motif candi, awan, wayang beber, dan lain sebagainya mulai dikembangkan pada masa itu. Penulisan batik pun mulai ditujukan pada media yang berbeda. Kain putih atau kain-kain berwarna terang menjadi pilihan utama karena dianggap lebih tahan lama dan bisa digunakan untuk pemanfaatan yang lebih banyak dan kepopuleran kain batik semakin lama semakin berkembang. Pada waktu itu kerajaan Majapahit, Mataram, Demak, dan kerajaan-kerajaan setelahnya, menjadikan kain batik sebagai simbol budaya. Khusus pada masa pengaruh Islam, motif batik yang berwujud binatang ditiadakan kecuali dengan menyamarkannya menggunakan lukisan-lukisan lain.

Nah, Hari Batik Nasional adalah hari yang memperingati hari nasional indonesia karena telah disahkannya Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi ( MasterPieces of The Oral and Intangible Haritage of Humanity ) akhirnya pada tanggal 02 Oktober 2009 berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan , Ilmu pengetahuan dan kebudayaan secara resmi mengakui bahwa batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukan Batik Indonesia dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia. Pengakuan terhadap batik sendiri merupakan pengakuan Internasioanl terhadap budaya Indonesia.

Sebagai Warga Negara Indonesia kita patut berbangga karena diakuinya batik sebagai warisan dunia dan kita harus tetap melestarikan kebudayaan yang merupakan kekayaan dari budaya Indonesia.

Artikel/foto : Diana ayu N

 

Add Comment