Generasi millenial adalah terminologi generasi yang saat ini banyak dibicara oleh banyak kalangan didunia diberbagai bidang. Istilah apa dan siapa gerangan generasi millenial itu? Generasi millenial adalah generasi Y dimana kelompok demografis ( cohort ) setelah generasi X. Peneliti sosial mengelompokkan, bahwa generasi yang lahir antara tahun 1980an sampai 2000an disebut sebagai generasi millenial. Bisa jadi dikatakanya generasi millenial adalah generasi muda masa kini yang saat ini berusia dikisaran 15-34tahun. Hasil rangkuman dari beberapa sumber , generasi millenial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Terlahir dengan akses ke teknologi , bahkan tergantung dengan teknologi dan selalu terkoneksi , memiliki kemampuan multitasking
  • Sangat sosial , aktif menjadi bagian dari sebuah komunitas : berkomunikasi, berkolaborasi, berbagi , bersosialisasi setiap hari
  • Terbuka dan senang mencoba produk atau jasa baru untuk menggantikan cara lama misal streaming film vs TV atau free to air TV

Berikut terdapat 10 fact tentang generasi millenial atau juga disebut generasi Y :

Kesenjangan gaji
Kesenjangan gaji berdasarkan jenis kelamin pria dan wanita memang telah berkurang sekarang ini. Akan tetapi, ternyata masih terlihat kesenjangan gaji antara pria dan wanita dilihat dari bentuk tanggungjawab pekerjaannya. Misalnya saja, pria dengan posisi jabatan lebih tinggi mendapatkan gaji yang sedikit lebih banyak dibandingkan wanita yang menempati posisi yang sama.

 Berpendidikan tapi banyak yang pengangguran
Generasi millenial dinilai sebagai generasi yang paling berpendidikan sepanjang masa. Sayangnya, banyak dari mereka yang justru pengangguran. Dua faktor yang menyebabkan angka pengangguran tinggi pada generasi ini, yaitu :

(1) mereka bekerja paruh waktu

(2) tidak bekerja untuk pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka

Tak peduli asuransi kesehatan
Mereka tidak punya akses jaminan asuransi kesehatan. Walaupun ada lembaga asuransi, mereka tidak diasuransikan. Di Amerika sendiri, jumlah generasi millenial yang tidak memiliki asuransi kesehatan saja mencapai 24%.

Mandiri dan berwirausaha
Paling getol berwirausaha. Kaum millenial suka sekali untuk berbisnis dan menjadi bos di dalam bisnisnya sendiri. Hal ini didorong adanya pengalaman mereka menyaksikan ada anggota keluarga yang terkena PHK pada tahun 2000-an (ini terjadi di Amerika). Tapi di Indonesia sendiri, bisa kita lihat bahwa pemuda-pemuda banyak yang menjadi pebisnis di berbagai bidang. Dari yang punya toko fisik sampai online shop.

 Tunggu sukses baru menikah
Tidak mau buru-buru menikah. Kaum millenial ingin sukses dan mapan dalam berkarir terlebih dahulu baru memutuskan menikah. Setidaknya mereka akan menikah pada usia 27 tahun (untuk wanita) dan 29 tahun (untuk pria).

 Millenial lebih banyak daripada Baby Boomers
Telah mengambil alih posisi sebagai populasi terbesar dari generasi baby boomers. Sebanyak hampir 80 juta jiwa generasi millenial (di Amerika) melampaui generasi baby boomers yang pernah dianggap sebagai populasi terbesar angkatan kerja.

 Pendidikan nomor satu
Generasi millenial mengutamakan pendidikan. Pada tahun 1979 kebanyakan orang mendapatkan gelar sekolah tinggi, kemudian berhenti sampai di situ. Sekarang ini, tren yang ada justru berlomba meraih gelar tertinggi. Generasi millenial tidak hanya berhenti di bangku S1, melainkan getol melanjutkan ke S2 bahkan S3.

Pinjam modal di bank untuk berbisnis
Bank-bank mencatat bahwa pinjaman generasi millenial mengalami kenaikan ketimbang generasi lainnya. Mungkin tidak perlu terheran dengan hal ini. Bisa jadi dikaitkan dengan tren mereka berbisnis sehingga melakukan banyak pinjaman di bank.

Tak bisa jauh dari media sosial
Melek teknologi. Generasi ini adalah saksi berkembangnya produk-produk teknologi. Contoh sederhananya adalah ponsel iPhone, Samsung, Nokia, maupun HTC. Mereka juga aktif di media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Path, sampai Instagram.

Boros pengeluaran
Sayang, generasi millenial ini kurang terampil mengelola keuangan mereka. Antara pemasukan dan pengeluaran sering bermasalah.

     Yang mencolok dari generasi millennial ini dibanding generasi sebelumnya adalah soal penggunaan teknologi dan budaya pop/musik. Kehidupan generasi millennial tidak bisa dilepaskan dari teknologi terutama internet, entertainment/hiburan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi generasi ini.

Artikel/Gambar  : Diana Ayu N

Add Comment